Lewati ke konten
Mobil Listrik

Biaya ngecas Wuling Air EV: berapa sebulan dibanding bensin?

Hitungan jujur biaya mengisi daya Air EV: sekali cas penuh, biaya per kilometer, dan perbandingan dengan mobil bensin sekelas. Lengkap dengan asumsi tarif listrik dan harga BBM supaya angkanya bisa Anda cek sendiri.


Pertanyaan yang paling sering bikin orang serius melirik Air EV bukan soal tampang, tapi soal ini: "Sebulan ngecas-nya habis berapa, Mas?" Wajar, karena di sinilah mobil listrik benar-benar membuktikan diri, di ongkos harian yang Anda keluarkan terus-menerus.

Jadi mari kita hitung apa adanya, lengkap dengan asumsinya supaya Anda bisa mengecek sendiri. Saya pakai angka yang masuk akal, dan saya sebutkan dari mana angkanya, biar bukan sekadar klaim irit kosong.

Wuling Air EV mobil listrik kota yang hemat untuk pemakaian harian

Berapa biaya sekali cas penuh?

Air EV Lite 200 km memakai baterai 17,3 kWh, sedangkan Lite 300 km dan Pro memakai 26,7 kWh. Dengan asumsi tarif listrik rumah non-subsidi sekitar Rp 1.450 per kWh, mengisi dari hampir kosong sampai penuh kira-kira Rp 25.000 untuk baterai 17,3 kWh, dan sekitar Rp 39.000 untuk baterai 26,7 kWh. Itu untuk jarak masing-masing hingga 200 dan 300 km.

Tarif listrik bisa berbeda tergantung golongan daya rumah Anda, jadi anggap angka ini perkiraan, bukan patokan mati. Tapi gambarannya sudah jelas: mengisi penuh Air EV harganya setara beberapa porsi makan, bukan ratusan ribu seperti mengisi tangki bensin.

Mengisi daya Wuling Air EV dengan mudah lewat colokan di rumah

Berapa biaya per kilometernya?

Mari ubah jadi biaya per kilometer supaya gampang dibandingkan. Dengan hitungan di atas, Air EV memakan sekitar Rp 125 sampai Rp 130 per kilometer dari listrik rumah. Bandingkan dengan mobil bensin kota yang konsumsinya sekitar 12 km per liter: dengan bensin Rp 10.000 per liter, biayanya sekitar Rp 833 per kilometer.

Artinya, per kilometer, Air EV bisa sekitar enam sampai tujuh kali lebih murah daripada mobil bensin sekelas. Ini bukan selisih tipis. Untuk pemakaian harian yang menumpuk tiap bulan, selisih inilah yang pelan-pelan terasa di dompet Anda.

Hitungan harian dan bulanan yang nyata

Mari tempelkan ke rutinitas. Anggap Anda harian 40 km pulang-pergi kerja. Dengan Air EV, ongkos listriknya sekitar Rp 5.000 sehari. Dengan mobil bensin sekelas, kira-kira Rp 33.000 sehari untuk jarak yang sama. Sebulan dengan 26 hari kerja, itu sekitar Rp 130.000 untuk Air EV dan sekitar Rp 870.000 untuk mobil bensin.

Selisihnya sekitar Rp 740.000 sebulan hanya dari ongkos jalan. Saya selalu mengingatkan ini bukan angka pasti, karena tergantung jarak, tarif listrik, dan harga BBM di tempat Anda. Tapi polanya konsisten: makin sering Anda pakai, makin terasa hematnya.

Cas di rumah atau di SPKLU?

Hitungan paling hemat di atas berlaku untuk mengisi di rumah pakai listrik sendiri. Mengisi di stasiun pengisian umum (SPKLU) biasanya lebih mahal per kWh, apalagi yang pengisian cepat. Jadi kalau Anda bisa nge-charge di rumah saat malam, di situlah Air EV paling ekonomis.

SPKLU tetap berguna untuk perjalanan yang lebih jauh atau saat butuh isi cepat di tengah jalan. Tapi untuk pola harian kota yang berangkat dari rumah dengan baterai penuh, Anda jarang benar-benar bergantung padanya. Inilah kenapa saya bilang Air EV paling pas buat yang punya colokan di rumah.

Apa yang bikin pemakaian listrik lebih boros?

Sama seperti mobil bensin, gaya pakai memengaruhi konsumsi. AC yang menyala terus di tengah macet panjang, gaya nyetir yang sering tancap dan rem mendadak, serta sering melaju kencang akan menambah pemakaian listrik. Ban yang kurang angin juga diam-diam bikin boros.

Kebalikannya, gaya nyetir halus dan memanfaatkan perlambatan saat melepas gas membantu jarak tempuh lebih jauh dengan listrik yang sama. Hal-hal kecil yang sama seperti menghemat mobil biasa, dan di EV efeknya langsung terasa di angka jarak tempuh.

Biaya servis Air EV: kenapa nggak bikin pusing

Biaya servis dan perawatan Wuling Air EV yang murah dan sederhana

Hemat di ongkos cas baru separuh cerita. Bagian yang sering bikin orang kaget begitu sudah pakai adalah betapa sederhananya servis mobil listrik. Air EV tidak punya mesin bensin, jadi tidak ada ganti oli mesin, tidak ada filter oli, tidak ada busi, tidak ada filter bahan bakar, dan tidak ada radiator yang rewel. Daftar perawatan rutin yang biasa menggerogoti dompet di mobil bensin sebagian besar memang tidak ada di sini.

Komponen yang bergerak pun jauh lebih sedikit, sehingga peluang ada yang aus atau rusak ikut berkurang. Bahkan kampas rem cenderung lebih awet, karena perlambatan regeneratif (mobil ikut mengerem saat Anda melepas pedal gas) mengurangi beban rem mekanis. Yang tersisa kebanyakan pemeriksaan ringan: kondisi ban, rem, AC, dan perangkat lunak. Inilah kenapa di brosur dan obrolan pemilik, biaya servis berkala Air EV terdengar "kok cuma segini".

Saya tetap mau jujur: bukan berarti nol biaya. Servis berkala tetap perlu dilakukan di bengkel resmi agar garansi terjaga, dan ban tetap akan habis pada waktunya seperti mobil mana pun. Tapi kalau dijumlahkan setahun, total perawatan Air EV biasanya jauh di bawah mobil bensin sekelas. Untuk yang ingin perawatan tanpa repot, layanan servis Wuling juga bisa datang ke rumah lewat Wuling Mobile Service.

Jadi, hemat berapa setahun?

Wuling Air EV irit untuk mobilitas harian di tengah lalu lintas kota

Dari ilustrasi tadi, selisih sekitar Rp 740.000 sebulan berarti sekitar Rp 8.900.000 setahun hanya dari ongkos jalan, sebelum menghitung hemat servis karena EV tidak perlu ganti oli mesin dan businya. Begitu hemat servis tahunan ikut dihitung, jarak antara Air EV dan mobil bensin makin lebar. Untuk pemakaian yang lebih jauh dari 40 km sehari, angka hematnya tentu lebih besar lagi.

Tentu, EV punya pertimbangan lain seperti jarak tempuh dan kebiasaan mengisi daya yang sudah saya bahas di tempat lain. Tapi soal biaya harian, hitungannya jelas berpihak ke listrik. Mau tahu mobilnya cocok untuk Anda atau tidak? Baca ulasan Wuling New Air EV dan perbandingan Lite dan Pro. Penasaran rasanya? Kami antar unit test drive ke rumah Anda. Mau tahu cicilannya? Coba simulasi kredit kami.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Berapa biaya sekali cas penuh Wuling Air EV?

Dengan tarif listrik rumah sekitar Rp 1.450 per kWh, mengisi penuh kira-kira Rp 25.000 untuk Lite 200 km (baterai 17,3 kWh) dan sekitar Rp 39.000 untuk Lite 300 km serta Pro (baterai 26,7 kWh). Tarif bisa berbeda menurut golongan daya rumah Anda, jadi anggap ini perkiraan.

Berapa hemat Air EV dibanding mobil bensin?

Per kilometer, Air EV bisa sekitar enam sampai tujuh kali lebih murah dari mobil bensin sekelas. Untuk harian 40 km, ongkos listriknya sekitar Rp 5.000 sehari dibanding sekitar Rp 33.000 untuk bensin. Selisihnya bisa ratusan ribu sampai jutaan rupiah per bulan, tergantung pemakaian.

Apakah biaya cas di SPKLU sama dengan di rumah?

Tidak. Mengisi di stasiun pengisian umum, terutama pengisian cepat, biasanya lebih mahal per kWh dibanding listrik rumah. Hitungan paling hemat berlaku saat Anda mengisi di rumah, misalnya pada malam hari. SPKLU lebih untuk perjalanan jauh atau isi cepat darurat.

Apa yang membuat Air EV lebih boros listrik?

AC yang menyala terus di kemacetan, gaya nyetir yang sering tancap dan rem mendadak, melaju kencang, serta ban yang kurang angin. Gaya nyetir halus dan memanfaatkan perlambatan saat melepas gas membantu jarak tempuh lebih jauh dengan listrik yang sama.

Apakah biaya servis Wuling Air EV mahal?

Umumnya jauh lebih murah dari mobil bensin sekelas. Air EV tidak perlu ganti oli mesin, busi, atau filter bahan bakar, dan komponen bergeraknya lebih sedikit sehingga perawatan rutin lebih ringan. Kampas rem pun cenderung lebih awet berkat perlambatan regeneratif. Servis berkala di bengkel resmi tetap perlu agar garansi terjaga.

Bagikan

Berita lainnya

Panduan lengkap GIIAS 2026: jadwal, tiket, dan cara datang hemat
Berita

Panduan lengkap GIIAS 2026: jadwal, tiket, dan cara datang hemat

GIIAS 2026 digelar 30 Juli sampai 9 Agustus di ICE BSD City dengan 65+ merek di area 125.000 meter persegi. Panduan ini merangkum jadwal, jam buka, cara beli tiket online yang lebih hemat Rp 25.000 lewat Auto360, 9 titik shuttle gratis, dan alasan booth Wuling wajib disinggahi: harga resmi Aira ev d

Promo Wuling Juli 2026: bunga 0%, gratis asuransi, dan garansi seumur hidup di 9th Anniversary Salebration
Berita

Promo Wuling Juli 2026: bunga 0%, gratis asuransi, dan garansi seumur hidup di 9th Anniversary Salebration

Wuling merayakan tahun kesembilannya di Indonesia lewat promo 9th Anniversary Salebration sepanjang Juli 2026: bunga 0% hingga 1 tahun untuk Darion dan Eksion, gratis asuransi 2 tahun Darion EV, garansi seumur hidup komponen inti, sampai gratis perawatan 10 tahun. Ini daftar lengkapnya per model, harga OTR Jakarta terbaru, dan catatan syarat yang perlu Anda cek sebelum ke dealer.

Tertarik dengan Wuling setelah baca ini?

Tanyakan harga terbaru, promo yang berlaku, atau jadwalkan test drive. Tim kami bantu dari pilih varian sampai hitung cicilan.

Lihat lineup Wuling
Tanya via WhatsApp

Tanya-tanya dulu gak apa-apa · Balasnya cepat